Kontrol Intrisik dan Properti (1) Text Box, Command Button, dan Label

3.1 Kontrol Intrinsik Dalam Visual Basic yang dimaksud dengan kontrol-kontrol intrinsik adalah kontrol-kontrol yang tampil pada Toolbox saat Visual Basic pertama kali dijalankan. Disamping kontrol-kontrol intrinsik tersebut, Visual Basic juga mempunyai kontrol-kontrol tambahan yang disebut Microsoft ActiveX Control (OCX controls). Meskipun OCX mempunyai banyak keunggulan dibanding kontrol intrinsik, namun penggunaan kontrol intrinsik tetap memiliki keunggulan dibanding OCX antara lain: • Kontrol intrinsik disertakan pada file MSVBVM60.DLL yang terdapat pada setiap Visual Basic sehingga tidak memerlukan tambahan file yang lain. • Kontrol intrinsik ditampilkan lebih cepat dibanding OCX pada saat program dieksekusi (run time). Contoh penggunaan kontol intrinsik bisa dilihat pada gambar 3.1. Gambar 3.1 Label, TextBox, dan Command Button 3.2 Command Button ( ) Command button dapat digunakan dengan mudah yaitu hanya dengan diletakkan pada form dan memberikan caption (properti caption) dan nama (properti name) yang sesuai. Kode untuk Prosedur kejadian klik (Click event procedure) perlu ditulis agar sebuah command button dapat berfungsi (menerima kejadian ketika ditekan). Selain kejadian klik (click event), command button juga menerima kejadian dari keyboard dan mouse (seperti KeyDown, KeyPress, KeyUp, MouseDown, MouseMove, MouseUp, tetapi tidak menerima kejadian DblClick). 3.3 Label ( ) Kontrol label digunakan untuk memberikan keterangan untuk kontrol- kontrol lain seperti TextBox, ListBox, dan ComboBox. Biasanya properti caption pada kontrol tersebut diisi dengan kalimat yang sesuai dan dilengkapi karakter ampersand(&) untuk memberikan hot key. Selain properti caption, properti lain yang cukup berguna adalah BorderStyle (digunakan untuk menampilkan kontrol label secara 3 Dimensi) dan Alignment (Jika align dari caption tampil pada pinggir kiri, kanan, atau tengah). Jika caption sebuah label terlalu panjang, maka properti WordWarp dapat diberi nilai true sehingga label tersebut memiliki lebih dari satu baris. Atau juga dapat mengubah nilai properti AutoSize menjadi true agar kontrol secara otomatis mengubah ukurannya sesuai dengan panjang caption. 3.4 TextBox ( ) Kontrol TextBox digunakan untuk menerima masukan dari pengguna. Pengguna dapat memasukan data berupa angka, huruf, dan karakter-karakter khusus. Pada umumnya kontrol tersebut diletakkan di sebelah kontrol label yang berguna untuk memberikan keterangan. Setelah kontrol TextBox tersebut diletakkan pada form, umumnya properti text pada kontrol tersebut dihapus. Selain properti text, juga terdapat properti multiline yang digunakan agar Textbox dapat menerima masukan karakter yang panjang. Seperti label, TextBox juga mendukung properti alignment. Jika sebuah kontrol TextBox menerima masukan yang terbatas panjangnya, maka properti maxlength dapat diberi nilai yang menunjukan panjang maksimum yang diperbolehkan. Jika kontrol TextBox menerima masukan berupa password, maka properti passwordChar dapat diisi dengan dengan karakter tertentu, biasanya karakter asterik(*). 3.4.1 Text Properti Text kadang-kadang diakses melalui kode, 3 properti yang sering diakses melalui kode pada saat program sedang berjalan (runtime) antara lain sebagai berikut: Properti SelStart Properti ini digunakan untuk menentukan atau memperoleh informasi mengenai posisi tanda caret berkedip(tanda yang berkedip pada Textbox untuk menandakan posisi awal pengetikan). • Properti SetLength Properti ini digunakan untuk menentukan atau memperoleh informasi mengenai jumlah karakter pada text yang disorot oleh pengguna. Properti ini dapat diisi dengan nilai yang lebih besar dari panjang text tanpa menyebabkan error pada program. • Properti SelText Properti ini digunakan untuk menentukan atau memperoleh informasi mengenai string dari text yang di sorot. Nilai yang dikembalikan adalah string kosong jika tidak ada text yang disorot oleh user. Contoh: 3.4.2 Mengikuti Aktivitas keyboard Kontrol TextBox mendukung kejadian standar yang berkaitan dengan keyboard seperti KeyDown, KeyPress, dan KeyUp. Satu hal yang perlu mendapat perhatian yaitu mencegah seorang pengguna memasukkan data yang tidak valid. Contoh : Seringkali properti-properti diatas digunakan untuk melakukan validasi terhadap data yang dimasukan, seperti contoh diatas ini yang digunakan untuk melakukan validasi terhadapat data numerik dengan memanfaatkan kejadian KeyPressed. 3.5 Contoh 3.5.1 Program Validasi Pada contoh ini akan dibuat aplikasi dengan menggunakan form yang menerima masukan dengan menggunakan 2 buah TextBox masing-masing mempunyai validasi yang berbeda-beda. TextBox harus berisi sesuatu, jika tidak maka pada saat fokus akan berpindah maka akan muncul pesan kesalahan. Sedangkan TextBox digunakan untuk validasi data bertipe numerik dengan jangkauan antara 0 sampai dengan 1000. Jika data yang dimasukan bukan angka maka akan pesan kesalahan. Langkah – langkah 1. Jalankan IDE Visual Basic dan pilihlah project Standart Exe. 2. Simpanlah project tersebut dengan nama Contoh3_1.frm untuk form dan Contoh3_1.vbs untuk projectnya. 3. Pada form letakkan kontrol seperti pada gambar. 4. Edit properti dari kontrol – kontrol sebagai berikut: Control Properti Seeting Value Form Name frmValidasi Caption Contoh Validasi Data Label Name lblRequired Caption Nama (harus diisi) Font Size = 12 Label Name lblNumeric Caption Masukkan (0-1000) Font Size = 12 Text Name txtRequired Font Size = 12 MaxLength 50 Text blank Text Name txtNumeric Alignment 1- Right Justify Font Size = 12 MaxLength 4 Text blank Command Button Name cmdOk Caption &Ok Command Button Name cmdCancel Caption &Cancel 5. Tekan F4 untuk menuju ke jendela kode kemudian ketik kode berikut ini : ` 6. Jalankan program dengan menekan F5. Gambar 3.2 Aplikasi “Validasi Data” 3.6 Latihan 1. Buatlah sebuah project dengan nama Lat3_1. Gambar 3.3 Tampilan Lat3_1 Letak 3 buah command button dan sebuah TextBox. Pada saat Command button Pertama ditekan maka Text Box akan menjadi tidak aktif (disable) dan jika ditekan lagi texbox tersebut menjadi aktif (enable) lagi. Sedangkan pada saat command button kedua ditekan maka text button menjadi hilang dan ketika ditekan lagi maka textbox tersebut menjadi tampak kembali. Sedangkan command button ketiga digunakan untuk keluar dari aplikasi tersebut. 2. Buatlah sebuah program dengan nama Lat3_2. Program tersebut mempunyai dua buah kontrol textbox dan dua buah command button seperti pada contoh 3.1. Masing masing textbox digunakan sebagai masukan untuk nama user dan password. Sedangkan command button adalah tombol untuk ok dan exil. Diasumsikan program tersebut digunakan untuk validasi seorang pengguna dengan nama “user” dan password “katalaluan” yang akan memasuki sebuah aplikasi tertentu. Apabila user memasukan nama dan password dengan benar maka program akan menampilkan pesan benar dan apabila salah maka akan menampilkan pesan kesalahan password atau nama user dan meminta pengguna memasukan kembali nama user dan password.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: