Kontrol Intrisik dan Properti (2) CheckBox, OptionButton, Frame, ListBox, ComboBox

4.1 Kontrol CheckBox ( ) Kontrol Checkbox mempunyai banyak kegunaan ketika suatu dialog menawarkan pilihan ya atau tidak, benar atau salah. Ketika Kontrol tersebut di-click maka kontrol tersebut menunjukan sebuah keadaan benar atau salah dengan menggunakan tanda cek. Gambar 4.1 CheckBox Peletakan kontrol tersebut pada sebuah form biasanya dilakukan dengan mengisi properti caption untuk menjelaskan keadaan dari kontrol. Sedangkan kejadian (Event) yang penting dari kontrol tersebut adalah kejadian klik (click event). Sebagai contoh ketika sebuah checkbox diklik, maka akan memberikan dampak pada kontrol yang lain. Berikut contoh penggunaan pada suatu kode program : 4.2 Kontrol OptionButton ( ) Kontrol OptionButton sering disebut dengan nama radio button karena bentuk kontrol tersebut selalu digunakan dalam suatu group berjumlah 2 atau lebih yang menawarkan pilihan yang bersifat mutually exclusive (hanya diperbolehkan untuk memilih salah satu pilihan dari beberapa opsi yang ditawarkan), lihat gambar 4.2. Gambar 4.2 Option Button Apabila sebuah Optionbutton dipilih, maka optionButton yang lain dalam group yang sama tidak akan terpilih. OptionButton dalam satu Group tersebut biasanya diletakkan pada sebuah frame yang sama. Contoh dalam pemrogramannya seperti berikut ini: 4.3 Kontrol Frame ( ) Kontrol Frame mempunyai fungsi yang mirip dengan kontrol label digunakan untuk memberikan keterangan pada kontrol lainnya. Bedanya, kontrol frame juga digunakan sebagai kontainer (tempat) dari kontrol-kontrol yang lain. Contoh kontrol frame, lihat gambar 4.2. Pada umumnya frame diletakkan pada form dan properti caption-nya diberi nilai untuk memberikan keterangan tentang kontrol-kontrol yang menempel. Setelah kontrol frame diletakkan, kontrol anak (child control) dari frame tersebut dapat diletakkan secara langsung diatas frame tersebut. Alternatif yang lain adalah dengan membuat kontrol-kontrol yang sudah ada menjadi kontrol anak dari sebuah frame dengan cara memilih kontrol-kontrol tersebut dengan melakukan klik disertai dengan menekan tombol ctrl kemudian mengambilnya (cut–ctrl-x) dan meletakkan (paste – ctrl-v) diatas kontrol frame. Kontrol frame mempunyai 2 karakteristik yang menarik yaitu : • Jika Frame kita gerakkan, maka semua kontrol didalamnya akan mengikuti. • Properti disable dan visibility dari kontrol Frame akan mempengaruhi kontrol didalamnya. Dengan kata lain apabila suatu Frame diset disable, maka semua kontrol yang ada didalamnya secara otomatis akan disable pula. 4.4 Kontrol ListBox ( ) Ketika sebuah Kontrol ListBox diletakkan pada sebuah form, maka beberapa properti dari kontrol tersebut harus di berikan seperti atribut sorted agar secara otomatis item yang ada didalamnya diurutkan berdasarkan alpabetik. Gambar 4.3 Properti List dari Kontrol Listbox Properti columns digunakan untuk menentukan tipe-tipe yang berbeda dari listbox dengan beberapa kolom dan sebuah horizontal scrool bar pada border sebelah kanan atau sebuah kolom dan sebuah vertical scroll bar pada sisi sebelah kanan. Jika item-item yang harus muncul pada kontrol listbox sudah diketahui pada saat design time, item-item tersebut dapat dimasukkan langsung melalui properti list. Namun hal ini tidak menutup kemungkinan untuk memasukkan item data melalui kode program seperti contoh kode dibawah ini : Kontrol ListBox juga memperbolehkan seorang pengguna untuk memilih lebih dari satu item pada suatu waktu. Untuk mengaktifkan, properti MultiSelect diberi nilai 1-simple atau 2-extended. Pada mode normal pemilihan dapat dilakukan dengan menggunakan menekan spasi (space bar) atau mouse. Sedangkan pada mode 2-extended pemilihan item dilakukan dengan menekan tombol shift untuk memilih item. Gambar 4.4 kontrol Listbox dengan nilai properti coloums 0, 1, dan 3 Gambar 4.5 Kontrol ListBox denngan nilia properti Style 0 – Standart dan 1 – CheckBox 4.5 Kontrol ComboBox ( ) Kontrol ComboBox merupakan kontrol yang mirip dengan kontrol Listbox, jadi apa yang dapat bekerja pada kontrol Listbox juga bekerja dengan baik pada kontrol comboBox. Seperti pada kontrol listbox juga memiliki properti sorted yang digunakan untuk mengurutkan item data secara otomatis dan properti list yang digunakan untuk menambahkan data pada saat design time. Kebanyakan metode yang digunakan pada ListBox juga terdapat pada ComboBox seperti AddItem, RemoveItem, dan Clear. Kontrol ComboBox sebenarnya merupakan gabungan antara sebuah TextBox dan ListBox. Kontrol ComboBox juga memiliki properti Style memberikan 3 pilihan yaitu : • 0 – DropDown combo • 1 – Simple combo • 2 – DropDown List Gambar 4.6 Combo Box berbagai macam Style 4.6 Kontrol Scrollbar ( ) Ada 2 macam kontrol ScrollBar yaitu HscrollBar dan VscrollBar. Keduanya mempunyai sifat yang sama namun berbeda orientasi. Properti dari kontrol tersebut yang cukup penting adalah properti Min dan Max yang merepresentasikan nilai jangkauan minimum dan maksimum. Properti lain yang penting pada waktu run-time adalah Value, yang selalu mengembalikan nilai posisi indikator yang terdapat pada scrollbar. Ada 3 kejadian (Event) penting dari scroolbar yaitu kejadian Change yang akan dipanggil pada saat scrollbar diklik dan kejadian geser (Scroll) yang dipanggil ketika indikator pada scrollbar mengalami perubahan. Contoh program: 4.7 Contoh Program Kalkulator Buatlah suatu interface seperti pada gambar 4.7 di bawah ini: Gambar 4.7 Program Kalkulator 1. Jalankan IDE Visual Basic dan pilihlah project Standart Exe. 2. Simpanlah project tersebut dengan nama Kalkulator.frm untuk form dan Kalkulator.vbs untuk projectnya. 3. Pada form letakkan kontrol seperti pada gambar 4.7. 4. Beri nama dan edit properti masing-masing kontrol sebagai berikut: Control Properti Seeting Value Form Name frmKalkulator Caption 32-bit Calculator Command Name cmdTombol1 Caption 7 Font MS Sans Serif Font style: Bold Size: 14 Command Name cmdTombol2 Caption 8 Font MS Sans Serif Font style: Bold Size: 14 Command Name cmdTombol3 Caption 9 Font MS Sans Serif Font style: Bold Size: 14 Command Name cmdTombol4 Caption + Font MS Sans Serif Font style: Bold Size: 14 Command Name cmdTombol5 Caption Sqrt Font MS Sans Serif Font style: Bold Size: 8 ….. ….. ….. 4.8 Latihan Buatlah sebuah aplikasi untuk operasi matematika dasar seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian dan perkalian. Tampilan aplikasi tersebut adalah sebagai berikut : Pada mulanya seorang user memasukkan angka pertama, kemudian memilih operator dari ComboBox (+, -, x, atau /) kemudian memasukan angka kedua. Untuk menghitung tombol Hitung perlu ditekan dan hasilnya akan ditampilkan pada sebelahnya. Tombol keluar digunakan untuk keluar dari aplikasi tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: